Friedel dan Crafts, Penelitian Tak Terduga

Selasa, 30 Agustus 2011 | , , | 0 comments

Reaksi Friedel-Crafts dinamakan atas nama dua orang kimiawan, Charles Friedel dan James M. Crafts, yang mengamati hasil penelitian tak terduga di Labotarium Friedel, Paris pada tahun 1877. Friedel dan Crafts menyadari pentingnya potensi penerapan dari penemuan tak terduga tersebut dan mematenkan prosedur pembuatan hidrokarbon dan keton di Perancis dan Inggris. Keputusan mereka ternyata benar. Dapat dikatakan tidak ada reaksi organik yang memiliki nilai penerapan lebih dari penemuan ini, hampir sebagian proses produksi dari bahan bakar beroktan tinggi, karet sintesis, plastik, dan deterjen sintetik merupakan hasil aplikasi dari "kimia Friedel-Crafts".

James Mason Crafts dilahirkan di Boston pada tahun 1839. Setelah lulus dari Universitas Harvard pada usia 19 tahun, Crafts menghabiskan satu tahun mempelajari teknik metalurgi. Ketika mempelajari metalurgi di Freiburg, Jerman, ia begitu tertarik dengan kimia. Ia bekerja di labotarium Robert Wilhem Bunsen, Heidelberg dan Charles Adolphe Wurtz, Paris. Saat di labotarium Wurtz, ia bertemu dengan Charles Friedel, dan mereka berdua berkolaborasi pada tahun 1861.

Pada tahun 1865 Crafts kembali ke Amerika. Setelah menghabiskan sedikit waktu sebagai inspektor tambang di Meksiko dan California, ia menjadi profesor kimia di Universitas Cornell, yang baru saja dibuka. Tiga tahun kemudian, ia pindah ke MIT, di sana ia mengajarkan berbagai peningkatan dalam proses mengajar dan di laboratorium. Pada tahun 1874 oleh karena kesehatannya yang memburuk ia kembali ke Prancis, di mana ia dan Friedel memulai kembali kolaborasi di labotarium Wurtz.
Ketika Crafts meningggalkan MIT, ia berharap akan kembali secepatnya. Karena perbedaan cuaca atau, mungkin, kesenangannya dengan penemuan yang ia bagikan bersama dengan Friedel, kesehatannya membaik secara drastis, dan memutuskan untuk tetap tinggal di Prancis selama hampir 17 tahun. Antara 1877 dan 1888, Friedel dan Crafts telah melahirkan lebih dari 50 publikasi dan paten yang berkaitan dengan reaksi alumunium klorida dengan senyawa organik.

Setelah Wurtz meninggal pada tahun 1884, Friedel mengikuti jejaknya sebagai profesor kimia organik dan direktur penelitian di Sorbonne. Friedel merupakan pendiri dari Chemical Society of France dan mengabdi selama empat periode sebagai presiden lembaga tersebut.

Pada tahun 1891 Crafts kembali ke MIT, di mana dia ditabiskan menjadi profesor dan pada tahun 1897 dipilih menjadi rektor. Ia berusaha untuk membuat MIT sejajar dengan institusi pendidikan di Eropa dengan meningkatkan standar pengajaran dan penelitian. Tiga tahun kemudian, ia memberhentikan diri dari jabatan administratif untuk menghabiskan waktu lebih banyak pada penelitian, yang ia lakukan sampai ia meninggal di usia 78 pada tahun 1971.

Mari kita kembali kepada peristiwa penelitian tak terduga yang menggoreskan nama Friedel dan Crafts di dalam sejarah industri dan sains ketimbang posisi administrasi akademis yang tinggi yang mereka berdua peroleh. Ketika mereka mencoba untuk membuat senyawa amil iodida dengan mereaksikan amil klorida dengan alumunium dan yodium, reaksi ini menghasilkan hidrogen klor dalam jumlah yang amat banyak dan secara tak terduga, hidrokarbon. Mereka menemukan bahwa pemakaian alumunium klorida menggantikan alumunium juga menghasilkan hasil yang sama. Sebenarnya, penelitian-penelitian terdahulu juga melaporkan hasil pengamatan yang sama dari reaksi organik klorida dengan senyawa logam tertentu (sebagai contoh timah), hanya saja para pendahulu mereka tidak dapat menjelaskan atau menafsirkan logam klorida sebagai reaktan atau katalis. Friedel dan Crafts merupakan orang pertama yang menunjukkan bahwa keberadaan logam klorida adalah penting.

Friedel dan Crafts melihat bahwa suatu hasil yang tak terduga menjanjikan suatu kemungkinan untuk mensintesa berbagai macam hidrokarbon dan keton dan mereka membuktikan hal ini melalui eksperimen. Dalam beberapa tahun berikutnya, hasil dari penelitian dan paten Friedel dan Crafts membangun berbagai macam bidang baru dalam penelitian dan penerapan di kimia organik dan melandasi beberapa industri kimia proses penting.

Kimia Friedel-Crafts mungkin terlihat agak terlalu teknis dan rumit, namun beberapa penerapannya telah mengubah sejarah baik secara langsung maupun tidak langsung. Winston Churchill, berkenaan dengan kemenangan perang oleh pilot pesawat tempur Inggris, berkata "Tidak pernah dalam medan konflik manusia, banyak orang berutang budi ke sedikit orang mengenai banyak hal". Kemenangan perang di udara bukan hanya mengandalkan kemampuan dan keberanian dari pilot-pilot Inggris, melainkan juga karena kehebatan dari bahan bakar penerbangan mereka. Pesawat-pesawat tempur Jerman mungkin lebih hebat daripada pesawat-pesawat Inggris dan Amerika, namun bahan bakar mereka tidak. Bahan bakar penerbangan yang digunakan oleh pesawat tempur Inggris dan Amerika memberikan performa penerbangan yang mantap. Bahan bakar tersebut mengandung toluen dan alkilasi aromatik hidrokarbon lainnya yang merupakan hasil pengembangan dari kimia Friedel-Crafts.

Contoh lainnya adalah deterjen sintetik, senyawa yang telah merubah gaya hidup manusia. Kita mencuci perabotan rumah tangga dan pakaian dengan deterjen; berbeda dengan sabun, deterjen dapat bekerja dengan baik di air keras. Deterjen juga merupakan bahan utama di dalam shampo. Salah satu contoh biodegradable deterjen sintetik adalah sodium dodesilbenzenesulfonat. Cincin karbon-12 dipasangkan pada molekul benzena dengan menggunakan reaksi alkilasi Friedel-Crafts.

Dalam bidang obat-obatan : Phenol, bahan untuk membuat aspirin, diproduksi dari isopropilbenzena (biasa disebut juga dengan cumene), merupakan salah satu contoh reaksi Friedel-Crats dari benzene dan propilen.

Selama lebih dari puluhan tahun, beberapa contoh penerapan dari reaksi Friedel-Crafts yang ditemukan secara tak sengaja telah menelurkan berbagai macam industri kimia. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak penemuan-penemuan sains penting terjadi secara tak sengaja, tetapi hal yang paling terpenting adalah orang yang terlibat dalam penelitian tersebut harus memiliki daya observasi dan kemampuan kreatif untuk mengembangkan penemuannya dan tidak membiarkannya menjadi penemuan yang terabaikan.

sumber:chem-is-try.com

0 komentar »

Posting Komentar

Silahkan ada yang mau bertanya atau menambahkan!

Laman

Mobile Phone

Computer

Linux

blogging