Partisi Hardisk

Kamis, 22 Juli 2010 | | 0 comments

Partisi Harddisk merupakan pembagian atau penyekatan harddisk. Maksudnya harddisk yang memiliki kapasitas penuh dibagi menjadi beberapa bagian atau ruangan. Misalnya harddisk 80Gb dibagi menjadi dua partisi menjadi 20Gb dan 60Gb. Mengapa harus melakukan partisi pada harddisk? Karena selain untuk digunakan sistem operasi kita juga perlu ruang untuk data. Bisa saja kita memberikan partisi penuh pada harddisk, artinya harddisk kita hanya memiliki 1 partisi. Tetapi untuk lebih amannya data dan sistem operasi dipisahkan menjadi beberapa bagian.

Dalam sebuah harddisk memiliki beberapa tipe partisi, yaitu :

  1. Partisi Primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses komputer untuk booting.
  2. Partisi Extended merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakan nya kita harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.
  3. Partisi Logical merupakan partisi sampingan yang berada di partisi extended. Partisi logical mampu menampung berbagai macam file data.
Jenis Partisi:


Partisi secara Hardware
  • Multiprosesor, yang memungkinkan sub operasi dari sebuah query yang melibatkan join beberapa table dapat terjadi secara parallel.
  • RAID (redundant array of independent disk) akan mempercepat akses data baik membaca ataupun menulis ke dalam disk secara bersamaan karena distribusi data menyebar ke beberapa disk drive. Performance ini akan terlihat ketika terjadi operasi join yang melibatkan beberapa table di mana masing-masing table terletak di drive yang terpisah.
Partisi vertical
  • Implementasi partisi vertical adalah membagi kolom di dalam sebuah table (biasanya kolomnya terlalu banyak) menjadi dua atau lebih table. Tujuannya agar dapat menampung row sebanyak mungkin di dalam satu page pada sebuah table. Tipe partisi vertical ini dilakukan dengan cara normalisasi dan row splitting.
Partisi horizontal
  • Partisi ini akan melakukan pengelompokan satu table yang memiliki row yang sangat banyak (biasanya jutaan row) menjadi beberapa table yang masing-masing menampung row yang lebih sedikit. Pembahasan ini akan lebih menitik beratkan implementasi partisi secara horizontal.le. 

0 komentar »

Posting Komentar

Silahkan ada yang mau bertanya atau menambahkan!

Laman

Mobile Phone

Computer

Linux

blogging