Pengertian Linux

Senin, 12 Juli 2010 | | 0 comments

Linux merupakan suatu sistem operasi berbasis unix. Linux merupakan salah satu software atau perangkat lunak yang dikembangkan secara bebas dan terbuka. Artinya siapa saja dapat dan diperbolehkan untuk modifikasi dan mendistribusikannya lagi. Artinya bila seseorang membuat suatu sistem operasi, kita diperbolehkan untuk merubah kode dan sistem sistem operasi tersebut. Linux dikenal sebagai Sistem Operasi yang stabil, maka dari itu Linux sering digunakan sebagai server perusahaan - perusahaan besar. Tidak sedikit perusahaan komputer yang mendukung linux itu sendiri, diantaranya: Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux tidak hanya digunakan di komputer desktop saja, tetapi digunakan dalam berbagai device lain seperti playstation 2, playstation 3, x-box, mobile phone, router, dan masih banyak lagi alat elektronik yang menggunakan linux. Berarti kita lebih banyak menggunakan linux ketimbang windows.


Linux sendiri diambil dari nama sang pembuat linux, yaitu Linus Trovalds pada tahun 1991. Peralatan sistem dan sumbernya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU itu  adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux. Banyak yang beranggapan bahwa kesuksesan Linux disebabkan karena Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software). Namun di indonesia, orang - orang lebih familiar dengan sistem operasi Microsoft Windows dibandingkan dengan Linux.

Banyak sekali jenis linux (distro linux), bahkan indonesiapun memiliki linux sendiri seperti iGos, BlankOn, dll. Banyaknya distro linux ini disebabkan karena setiap orang bebas mengembangkan dan membuat Linuxnya sendiri, tetapi tetap harus membawa lisensi Opensource. Berbeda dengan paket installer Microsoft windows yang tidak menyertakan aplikasi tambahan, Linux telah membawa software tambahannya sendiri contohnya open office, firefox, rythmbox, movie player, dan masih banyak lagi.


0 komentar »

Posting Komentar

Silahkan ada yang mau bertanya atau menambahkan!

Laman

Mobile Phone

Computer

Linux

blogging