Manfaat Ikan Teri

Sabtu, 27 Agustus 2011 | | 0 comments

Ikan Bilis (anchovy) atau yang kita kenal dengan Ikan Teri adalah Ikan laut yang termasuk anggota keluarga engraulidae. Ikan ini memiliki ukuran yang kecil dan memiliki garis longitudinal dari dasar caudal fin.

Ikan Teri tersebar dan dapat ditemukan di beberapa daerah di seluruh lautan di dunia, tetapi terkonsentrasi di perairan beriklim sedang. Mereka umumnya sangat cocok (fleksibel) terhadap beragam suhu dan salinitas (kadar ke asinan laut). Dapat juga ditemukan di perairan dangkal, air payau, muara dan teluk.

Ikan teri banyak di jumpai di wilayah mediterania, dan terlihat pula di pantai sisilia, italia, perancis, dan spanyol. Mereka juga ditemukan di pantai afrika utara. Beragam spesies juga membentang di sepanjang pantai atlantik dari eropa ke selatan norwegia.

Walaupun anggota engraulidaei ada yang memiliki panjang maksimum 23 cm, tetapi ikan teri hanya memiliki panjang maksimum 5 cm. Moncongnya tumpul dengan gigi yang kecil dan tajam pada kedua rahangnya. Mangsa utama ikan teri adalah plankton dan juga ikan yang baru menetas.

Perkembang biakan Ikan ini terjadi antara bulan oktober dan maret, tetapi tidak dalam air dingin dari 12 ° c (53,6 ° f). Ikan teri bertelur setidaknya 100 kilometer (62 mil) dari pantai, di dekat permukaan air.

Manfaat Ikan Teri

  1. Mencegah Osteoporosis.
    Menurut Dr Hendradi Khumarga SpBO, FICS, FAJR , untuk mencegah osteoporosis setiap orang memerlukan kalsium sebanyak 1 gram per hari. Kebutuhan kalsium tersebut bisa diperoleh dari ikan teri yang banyak terdapat di wilayah Indonesia. Ikan teri yang selama ini lebih banyak di konsumsi oleh kalangan menengah ke bawah, ternyata merupakan salah satu sumber kalsium terbaik untuk mencegah pengeroposan tulang.

    Ia juga mengatakan, ikan teri merupakan sumber kalsium yang tahan dan tidak mudah larut dalam air. Namun, karena di masyarakat kita punya anggapan mengonsumsi ikan teri adalah indikator mereka yang secara ekonomi tidak mampu, akhirnya banyak yang mengabaikannya.
    Padahal, ikan teri sangat baik sebagai sumber kalsium yang murah dan mudah didapat, ujarnya.

  2. Memperkuat Gigi
    Menurut Harun A Gunawan, untuk menjaga agar lapisan gigi sehat, masyarakat hanya perlu makan 5 gram teri dalam 100 gram makanan yg di konsumsinya sehari-hari, cukup dua kali semiggu saja karena di dalam teri jengki terdapat fluor yang cukup tinggi.

dr Endang Darmoutomo MD MS, ahli gizi dari RS Siloam mengatakan,
yang terbaik dari ikan teri sebagai sumber kalsium adalah tulangnya, bukan hanya dagingnya. Sebenarnya semua ikan bisa menjadi sumber kalsium, namun karena tulang pada ikan, selain teri, besar dan keras, maka tidak mungkin di konsumsi. Sedangkan pada ikan teri tulangnya empuk dan enak dimakan.

Pemilihan pada ikan teri lebih dikarenakan murah dan mudah didapat. Karena, sebenarnya susu dan keju adalah sumber kalsium terbaik. Namun, untuk mengonsumsi kedua jenis sumber kalsium ini harganya mahal dan tidak semua orang mampu mendapatkannya.

"Kita tidak perlu gengsi, bila itu merupakan sumber terbaik, mengapa tidak kita konsumsi,"

0 komentar »

Posting Komentar

Silahkan ada yang mau bertanya atau menambahkan!

Halaman

Mobile Phone

Computer

Linux

blogging